Saturday, September 29, 2018

A & E (89)

"Ketika kau hanya fokus pada masalah pribadimu, maka seolah-olah itu adalah masalah yang besar. Namun saat kau meluaskan pandanganmu pada masalah-masalah yang lebih besar, maka masalah pribadimu tampak kecil," nasihat Wisnu.

"Menurutmu, apa yang aku mesti lakukan?"

"Kau ingin sembuh?"

"Ya,"

"Kalau begitu, mulailah sesuatu yang akan menyita perhatianmu,"

"Contohnya?"

"Apapun. Kau bisa membaca lebih banyak, menulis lebih sering, berkegiatan lebih aktif, memasak tiap hari, atau apapun yang terpikir yang bisa kau lakukan,"

"Tanpa itu," lanjutnya, "kau takkan pernah bisa move on dari Ola,"

"Maksudmu, aku tebar pesona untuk mencari penggantinya?"

"Jodoh itu rahasia. Tempat bertemunya bisa di mana saja. Bisa di halte bus, di supermarket, di lift, di bus. Semakin beragam kegiatan yang kau lakukan, semakin besar peluangmu bertemu jodoh. Peluang ya. Aku tak bilang tentang kepastian,"

"OK. Akan kulakukan,"

"Nah itu baru pejantan tangguh bernama Elang Mahardika!" Wisnu menepuk pundak kawannya.

Dalam hati, Elang tak ingin mencari pengganti Ola. Takkan mungkin ditemukannya, kecuali di kehidupan kedua...

Artikel Terkait

A & E (89)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email