Tuesday, June 26, 2018

A & E (69)

"Aku lebih suka kata simfoni, daripada kata bangunan."

"Dalam hal?"

"Dalam mewakilkan sebuah organisasi," kata Elang.

"Kurasa simfoni lebih indah. Karena tiap organisasi mestinya tujuannya indah, ramah, nyaman dan aman dilihat dan dirasa. Maka tiap sendi-sendinya tahu kapan mesti muncul, kapan mesti berada di balik layar,"

"Sedangkan bangunan," lanjutnya. "Lebih mengibaratkan tugas yang saling menopang, kerja sama. Itu bagus. Hanya saja, bangunan ada dua macam. Yang terencana, memenuhi syarat AMDAL, indah dipandang; dan bangunan yang tak lulus syarat serta bisa jadi buruk dipandang,"

"Bagaimana menurutmu?" Elang bertanya setelah hening sejenak.

"Kurasa kau benar. Kurasa tiap orang yang ingin bergabung dengan suatu organisasi mesti menemukan kesamaan visi misi dengan organisasi itu. Makanya organisasi juga salah satu ciri khas seseorang, kecuali dia pengkhianat atau mata-mata, maka tiap organisasi punya pakem dalam membina kader-kadernya,"

"Iya, aku setuju," Elang mengangguk.

"Ada hal yang mengganjal di benakmu?"

"Iya. Tapi bukan itu topik kita nonton malam ini kan? Izinkan aku membelikanmu tiket, kau yang beli popcorn,"

"Kau traktir anak-anak juga?"

"Hahaha. Nope. Mereka bayar sendiri, udah besar ini,"

"Hehe. OK. Dankje*,"

"Graag gedaan**,"







*terima kasih
**my pleasure

Artikel Terkait

A & E (69)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email