Friday, May 25, 2018

A & E (64)

"Lang, mau tanya boleh?" nada suara Ola merajuk manja.

"Iya, boleh. Mau tanya apa?" dengan suara khasnya ia memandang Ola yang baginya seperti mata anak kucing yang kelaparan dan merajuk minta makan.

"Am I important to you?"

Elang terdiam, menarik nafas dalam, dan menghembuskanny perlahan. Pertanyaan apa pula Ola ini, pikirnya. Makhluk di depannya ini kadangkala mengajukan pertanyaan yang baginya ridiculous, tapi mesti dijawab. Karena kalau tidak, dia akan merajuk lebih lama.

"Iya, kau penting buatku, La" suaranya menenangkan.

"Beneran? Serius? Bukan karena itu yang ingin kudengar?" Ola bertanya ingin kepastian.

"Serius. Aku ingin meluangkan waktu lebih banyak denganmu. Entah sekadar ngobrol atau ngopi. I wish," jawab Elang dari seberang layar Skype.

"Rindu itu energi. Tak bisa hilang, hanya bisa berubah bentuk. Yang bisa aku lakukan adalah mengubahnya dengan menjadi orang yang seproduktif mungkin," lanjutnya lembut.

"Tapi jika kau banyak ngobrol denganku, kau jadi tak produktif," pungkas Ola.

Elang tak menjawab.

"Tapi kan obrolan kita ini bukan penting bukan genting. Is it waste of time?" Ola ragu.

"Ola, tema obrolan kita mungkin tak terlalu penting," Elang terjeda.

"Kau-nya yang penting," lanjutnya.

"Gombaaaaaal," Ola tertawa bahagia.

"Iya, sudah defaultku,"

"Ke yang lain juga?"

"Iya, kadang-kadang,"

"Tuh kaaaan," Ola manja

"Iya, ke yang lain kadang, ke Ola kan se-la-lu,"

"Gombaaaal," jawab Ola sambil tertawa.

"Hahaha." Elang tertawa santai.

Obrolan-obrolan jarak jauh memang kadang-kadang menyita waktuku, La. Apalagi dengan timezone berbeda. Tapi aku butuh kau. Kau penting, istimewa bagiku...

Elang mengingat momen-momen long distance relationshipnya yang tak bertahan lama dengan Ola. Apa salahku? pikir Elang.

Kenapa hidup dengan Ola kadang mudah, simpel; tapi kadang begitu rumit dan susah. Mungkin begini tabiatnya wanita, mood naik turun; pikirnya.



Artikel Terkait

A & E (64)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email