Tuesday, May 15, 2018

A & E (56)

"She's my distractor"

"Is that word even exist?"

"Iyalah. She's a beautiful distractor. She really could distract me."

"In other word, annoying?"

"Nope. She is very attractive. Dia membuatku susah fokus. Jika ada dia di sebuah ruangan, maka perhatianku akan tertuju padanya, bukan ke pelajaran yang mestinya kuhadiri," jelas Elang pada Wisnu.

Wisnu mengangguk seolah paham. Memang benar, orang yang jatuh cinta itu seperti tai ayam rasa coklat. Sudah lupa pada sekelilingnya, semua ngontrak. Tidak ada yang penting selain kekasih hatinya. Tidak ada yang lebih menarik dibanding tiap detik kebersamaan dengannya. Racun. Mematikan. Candu. Melenakan. Pikirnya.

Pikir Wisnu, mungkin sebab inilah yang membuat Elang menahan diri untuk berkomunikasi dengan Ola. Benar juga. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam saat ngobrol. Entah apa tak ada habisnya ngobrolnya mereka itu. Segala macam bisa diperbincangkan. Mulai obrolan ringan hingga seberat tema agama. Mana ada orang yang mau menghabiskan waktu lama-lama dengan Skype menyala selain kedua orang itu. Ckckck, lanjutnya.

Artikel Terkait

A & E (56)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email