Sunday, April 29, 2018

A & E (42)

Selamat pagi, La.


Atau mungkin kau baca ini di malam atau sore hari. Sesuaikan saja sapaanku saat kau membaca ini ya.

Aku sudah berpikir tentang pertanyaanmu. Kurasa aku tak punya keberanian (setidaknya sekarang) untuk menyampaikannya langsung padamu. Maafkan kepengecutanku ini. Kuharap kau bisa memahaminya nanti.

Aku merasa belum siap untuk menikah. Melihat gelagatmu yang seolah ingin kita menikah cepat, aku terpaksa melakukan beberapa hal.

1. Aku akan menghilang sementara dari duniamu. Izinkan aku berpikir lebih dalam dan lebih luas. Aku merasa ketidaksiapanku mungkin berhubungan dengan diriku atau alter egoku. Aku butuh waktu sendiri.

2. Aku merasa kehilanganmu akan membunuhku perlahan. Tapi tetap kuambil risiko ini. Karena aku ingin yang terbaik untuk kita. Jikalau kita memutuskan untuk bersama, selamanya, itu bukanlah keputusan mentah. Aku ingin benar-benar menghitung konsekuensinya.

3. I love you more than I can say. Kau tahu kita sama-sama masih kuliah. Are you sure we can be together for the rest of our life? Perjalanan kita akan panjang.

Jangan kau anggap pria tak sensitif. Akupun memikirkan hal ini dengan serius. I dont want to let you down, or drag you down. It's not about you. It's about me.


You'll hear from me.
Elang. 



Artikel Terkait

A & E (42)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email