Monday, April 09, 2018

A & E (20)

"La, apapun keputusanmu akan kuterima. Jika kita tak berjodoh di pelaminan, setidaknya kita pernah bersama membuat kenangan." Begitu isi pesan Elang yang dibaca Ola kala senja hari sambil ditemani secangkir kopi panas.

Elang tak salah apa-apa. Hubungan mereka seolah tampak baik-baik saja. Namun ada yang berubah di Oma. Sepertinya sejak Ola sering ke luar kota lebih sering. Katanya pengajian.

"Maaf ya Lang, aku tak bisa ketemu kau. Aku ada janji ke Delft."

"Maaf ya Lang, aku mesti ke Amsterdam."

"Maaf ya Lang, aku ada acara di Den Haag."

Begitu terus hampir tiap akhir pekan.

Elang merasa mungkin dia sudah diabaikan. Dia tak lagi diperlukan. Ola sudah mandiri, dewasa. Tak lagi butuh kawan berbagi. Ataukah ada hubungannya dengan pengajian itu?

"Pengajian apa itu, La? Bukan sekte, kan?" tanya Elang di telpon.

"Ya bukanlah. Pengajian biasa. Belajar ngaji dari huruf hijriyah. Cara bacanya. Ya gitu-gitu aja,"

"Kok sering banget?"

"Iya. Mungkin bulan depan akan mulai 2 minggu sekali."

"Ooooh," Elang hanya bisa bereaksi seperti itu.

"Hm, ya sudah kalau gitu. Kau jaga diri baik-baik ya. Jangan ada yang boleh mendekatimu,"

"Selain kau, maksudnya?"

"Hahaha. Iya. Tak ada yang boleh selainku,"

"Takkan ada yang berani, Lang. Aku judes gini," Ola menjawab santai.

"Judes dan cantik. Jadi makin menarik,"

"Emang delman pakai tarik menarik? Udah ya. Aku mau masak dulu. Giliran piket  di rumah. Dagh"

"Iya. Dagh Ola"

--
Obrolan telpon itu sudah 30 hari yang lalu. Hingga akhirnya mereka berdua sama-sama sibuk dengan agenda masing-masing. Pesan yang tadi ditulis Elang, adalah sebagai jawaban e-mail singkat Ola pagi tadi.

Dear Elang,

Assalamualaikum.
Kau tahu hidup kita bukanlah milik kita sepenuhnya. Kita hanya bisa berencana dan melakukan yang terbaik. Sedangkan hasilnya kita takkan pernah tahu secara pasti.

Aku belajar banyak akhir-akhir ini. Dan aku sampai pada kesimpulan bahwa hubungan ini kita sudahi saja. Tampak terlalu banyak mudhorotnya daripada manfaatnya.

Tapi aku kembalikan lagi padamu. Karena ini hubungan kita berdua. Bagaimana menurutmu? 



Ola.

Artikel Terkait

A & E (20)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email