Monday, December 11, 2017

Keajaiban Sedekah! 2000 rupiah Yang Menyelamatkan Hari Saya

Ajaib! Hanya itu satu kata yang mampu menggambarkan perasaan saya tadi siang. Saya tak mampu menahan diri untuk menuliskan cerita ini, sebagai pengingat diri saya agar tetap yakin bahwa keajaiban itu nyata adanya. 

Cerita ini saya awali dengan keputusan tadi pagi untuk membawa anak saya ikut ke tempat pencucian motor. Ternyata Senin pagi tadi ramai sekali sehingga kami menunggu hingga lebih dari 30 menit. Motor saya motor manual dengan jeruji yang masih asli, belum yang velg racing. Intinya memang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencuci motor saya dibandingkan motor matic. 

Biaya cuci motor 13.000 rupiah ketika saya tanya ke Ibu kasir. Saya kasih lebih 2000. Intinya sih mengapresiasi kerjanya. 

Dengan motor bersih, sayapun melaju bersama anak kedua saya untuk menuju tempat day carenya. Isengnya saya, mencoba lewat jalur baru. Ke jalan Cigadung yang sedang dicor beton jalannya. Saya terus melaju hingga saya bertanya pada seorang Ibu dan 2 orang petugas Satpol PP yang tampak sedang mengobrol di dupant rumah Ibu tersebut.

Saya menghentikan motor dan bertanya “Bu, kalau mau ke Cigadung lewat mana ya?”
“Wah, lewat sana. Di sini mah buntu, jalannya masih ditutup” 

Dan itu mengharuskan saya untuk memutar balik arah motor saya. Alhamdulillah tadi siang tidak terlalu terik matahari bersinar. Mesin motor saya mati tiba-tiba!

Saya mencoba men-starter motor dengan cara manual dan otomatis, tapi sia-sia belaka. Hingga Ibu tersebut bilang ke Bapak Satpol PP untuk membantu saya. Dianalisanya motor saya. Lalu dia berkata “wah ini mah businya kayaknya”.

Deg! Saya hanya tahu memakai dan merawat motor, bukan untuk mengganti busi.

Lalu di mana ajaibnya?

Ajaibnya, Bapak Satpol PP itu membantu saya. Membuka skrup di motor untuk melepas busi motor yang ternyata memang sudah usang. AJAIBNYA lagi, dia meninggalkan saya sebentar untuk MENGAMBIL BUSI yang baru saja dia beli sebagai cadangan. Ajaib keempat, BUSINYA pas dengan busi motor saya! 

Masyaallah. Alhamdulillah saya membawa uang tunai untuk membayar busi baru yang akhirnya dipasangkan di motor saya. Sepulangnya, saya masih terheran-heran dengan kebetulan yang terjadi. Matinya mesin motor tepat di depan rumah orang, tak terbayangkan jika mesin mati in the middle of nowhere, apalagi kalau hujan, apalagi kalau tanpa uang tunai. 


Masyaallah… Saya mengambil hikmah ini semua sebagai berkah sedekah 2000 rupiah tadi pagi. Mungkin juga bukan, saya tidak tahu. Tapi pastinya, saya merasa mesti menuliskan kisah ini bahwa sedekah adalah penolak bala dan pembawa keajaiban. Insyaallah… 

Artikel Terkait

Keajaiban Sedekah! 2000 rupiah Yang Menyelamatkan Hari Saya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email