Monday, July 03, 2017

Micro Expressions, Lie to Me (serial 2009-2011)

Saya termasuk sangat terlambat mengetahui serial menarik ini. Alasannya? Ya, mungkin memang sudah takdir. Haha.

Apa menariknya serial ini? 

Buat saya, ilmu micro expressionsnya. Yaitu tentang bahasa non verbal, yang tampak di wajah seseorang, yang menunjukkan perasaan sebenarnya. Jika mata adalah jendela hati, maka disitulah ilmu micro expression ini menjelaskannya. 

Semua perasaan bisa tampak di wajah. Mulai dari bahagia, takut, sedih, menyesal, bingung, kejujuran, ketidakjujuran, dan segala emosi yang bisa dirasakan manusia. Bahkan, ada di salah satu episode dimana dr. Cal Lightman (main role), bisa membaca ekspresi seseorang yang bahkan sulit menggerakkan otot-otot wajahnya. 

Apakah ini serial detektif? Ya, tapi dengan pendekatan berbeda. Salah satu kawan saya yang seorang psikolog, lebih menyukai Criminal Minds, karena pendekatannya menggunakan pendekatan psikologi, sehingga mungkin ilmu yang ada di serial itu, akan lebih bermanfaat di kehidupan profesionalnya. 

Saya, yang sama sekali tidak pernah belajar psikologi, lebih menyukai Lie to Me, karena menurut saya ini adalah ilmu praktis yang bisa dipelajari siapapun. Karena penasaran, saya mencoba mencari tahu akar ilmu yang mendasari serial ini. Ternyata, ilmu yang mempelajari ekspresi micro memang telah dipelajari oleh dr. Paul Ekman. Paul Ekman's PDF

Ada sebuah episode yang menceritakan bagaimana dr. Cal Lightman disewa dalam sebuah negosiasi bisnis. Seorang pebisnis wanita, Clara, sedang dalam meeting untuk menentukan harga saham. Ketika si A (pebisnis lawannya) mengeluarkan harga, Lightman memberi tanda bahwa harga masih bisa dinaikkan lagi (awalnya di angka 160), sehingga Clara mendapat harga terbaik (yaitu 167), sehingga Clara untung besar dari angka baru tersebut. 

Pertanyaannya, dari mana dr. Lightman mengetahui hal itu? Tentu semua terpampang nyata di raut wajah pebisnis A, yaitu tentang kejujuran harga apakah bisa naik lagi atau tidak (dari 160 ke 167). Ketika pebisnis A bilang "itu sudah harga terbaik" di angka 160, Lightman bisa membaca "kebohongan" bahwa sebenarnya itu bukan harga terbaik. Dan ketika di angka 167, Lightman bisa membaca bahwa itu sebuah kejujuran. Memang sudah harga terbaik yang diberikan. Dan Lightman mengetahui ini "hanya" dari ekspresi wajah yang micro, yang seringkali terlepas dari pandangan orang biasa. Tentunya di serial ini diceritakan studi yang dilakukan Lightman, sehingga dia membentuk sebuah firma Lightman Group.

Sayang sekali serial ini sudah berakhir masa tayangnya di Fox. Tapi serunya, jadi bisa langsung nonton tiap episode tanpa harus menunggu kemunculannya di TV. 

Btw, kebayang jika para penegak hukum juga memakai cara ini untuk menghadirkan kebenaran di negara kita, tampaknya lebih seru :). 

Jadi, minat belajar micro expression? 


Artikel Terkait

Micro Expressions, Lie to Me (serial 2009-2011)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email