Wednesday, September 04, 2013

Dollar Menanjak, Saatnya Ganti Strategi!

Assalamu'alaikum 

Dah lama ga nulis, bo. Sekarang lagi sibuk jualan Qibla, kaos dan jilbabnya. Alhamdulillah pas Ramadhan kemarin laris, banyak yang mesti dipelajari dalam menyiapkan produk. Sekarang saatnya bergerak lagi setelah libur lebaran. 

Daaan, disambut oleh naiknya dollar yang mempengaruhi harga bahan. Dan akibatnya berimbas ke naiknya harga jual produk dong (dan juga harga untuk orderan F1rstService). Yah, tak apalah, namanya juga lagi belajar dagang, harus siap menanggung resiko. Lha siap ga siap harga dollar tetap naik :D. Kecuali kalau kita yang ngatur harga, haha. 

Jadi gimana nih? Pemasukan rada kurang, tapi pengeluaran tetep. Dapur mesti tetep ngebul, sekolah mesti dibayar, listrik juga. Ya harus ganti strategi! 

Strategi apa?
Ini contoh tukang sayur yang mendadak muncul setelah libur lebaran. Dia jualan sayur mayur dan kelengkapannya murah meriah. Kok bisa? Iya, soalnya dia bungkusin per item untuk harga-harga seribu, dua ribu, tiga ribu lima ratus. Jadi gini, misal brokoli, nah dia dah bungkus brokolinya untuk harga seribu, cabe untuk seribu, sop-sopan Rp 2.500,- dan seterusnya gitu deh. Pengalaman kemarin, belanja Rp 13.000,- dah dapet sayur mayur buat Umar plus bumbu dapur *semoga fotonya bisa ku upload menyusul*, hihi. 

Nah, gimana dengan tukang jualan baju ini? 
Ya, salah satunya justru dengan meraup dollar sebanyak-banyaknya. Alias, jualan keluar negeri, ke mata uang negara orang yang sedang naik daun itu. Harga barang kita tetep tampak murah walau udah naik harganya. Kebayang kan? 
Misal dulu 1 USD = Rp 9.200,-
Klien pesen produk seharga Rp 10.000,- dah jadi 1.08 USD. 
Tapi sekarang ketika 1 USD = Rp 11.000,- , walau harga produk kita jadi Rp 11.000,- bagi klien malah lebih murah karena cuman 1 USD :D. 

Gimana caranya jual keluar negeri? Ya iklan keluar negeri. Salah satunya mungkin dengan jualan pake bahasa Inggris yaaaa. Biar gampang transaksinya dan ga usah repot2 pake google translate. 

Plus, saatnya jualan produk baru, inovasi produk, insyaallah orang akan banyak yang cari karena produk baru :D. 

Intinya, terus bergerak. Hutang tetep dipikirin, tapi ga usah sering2 :D. Yang penting terus bergerak gimana caranya supaya hutang segera lunas. Aamiin.. 

Bismillah dan ayo semangat!!!!

Artikel Terkait

Dollar Menanjak, Saatnya Ganti Strategi!
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email