Friday, August 20, 2004

Mengalahkan desire

Judul di atas memang sedikit "berat", apalagi kesannya udah menyambut kedatangan bulan Ramadhan yang sebentar lagi mengetuk pintu hati kita lagi. Rasa2nya memang judul di atas sedang pas dengan keadaan saya, jadi sekalian saja saya bikin postingan.

Desire alias keinginan adalah hal yang wajar dan selalu dipunyai semua orang. Tanpa keinginan, manusia bisa dianggap mati dan kaku. Keinginan yang telah membuat tiap manusia menjadi berbeda dari manusia yang lain. Ciptaan Tuhan yang bermilyar ini mempunyai keunikan. Ada orang yang lebih memilih baju2 indah daripada buku. Ada yang menganggap mobil adalah segalanya dan mengalahkan kekuatan teknologi. Keinginan itu telah menjadikan orang2 menjadi sosok yang bervariasi.

Ada yang bilang kalau keinginan itu seperti anak kecil. Tiap kali dimanjakan dan disayangi, dia akan terus menjadi2 dan tidak akan menjadi dewasa. Yang pada akhirnya manusia akan dikendalikan oleh keinginannya. Keinginan yang dilatih dan didewasakan akan bisa dikendalikan oleh manusia tersebut.

Keinginan untuk berbelanja, terutama di musim2 seperti ini, dimana notabene semua harga dimiringkan atau malah sudah dihancur luluhkan demi menghabiskan stock yang lama. Harga2 yang menggiurkan setelah lama menahan keinginan untuk menghabiskan uang. Semua tampak murah dan indah. Serasa hati ingin memiliki. Keinginan yang sudah lama terpendam tiba2 datang dan terluapkan dengan leluasa. Uang dan gesek kartu menjadi hal yang menyenangkan. Nomer PIN yang biasanya terlupakan menjadi ayat yang tidak bisa terpungkiri kehadirannya.

Tak terasa desire belanja belanji menjadi jadi. Desire untuk spend money kadang merupakan salah satu cara untuk lari dari kenyataan dan kesebalan. Ketika keinginan di bidang lain tidak dapat terpenuhi, keinginan berbelanja , yang notabene bisa diakses dengan mudah, menjadi tempat pelarian yang indah dan selalu membuka diri.

Mengalahkan desire dan keharusan untuk menggunakan logika adalah tantangan. Apalagi bagi seorang wanita, coba lihat saja di buku judul Shopaholics. Mengalahkan desire atau keinginan yang dirasa merugikan di masa depan harus dihindari dan dikurangi. Itulah hal yang susah, itulah tantangannya. Disitulah orang diuji, manakah yang lebih berkuasa, dirinya sendiri ataukah anak kecil yang ada di dirinya.

Cobaan dan godaan demi godaan selalu akan membayangi, selalu dan selalu. Sampai ketika kita mati baru keinginan dan desire itu akan hilang. Sudah, itu dulu saja. Nanti akan dilanjutkan di part berikutnya...







Artikel Terkait

Mengalahkan desire
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

3 comments