Wednesday, June 09, 2004

Kejujuran

Kejujuran adalah pil pahit yang harus ditelan. Kejujuran atau kebaikan yang disimpan dalam hati, tidak akan menjadi kebaikan, malah bisa menjadi makanan yang membusuk dan rusak. Merusak hati, merusak organ tubuh yang lain.

Kejujuran bukan hal yang indah untuk dilakukan, mengatakan kejujuran adalah pengalahan kepada ego dan penyerahan kemenangan pada kebenaran.

Kejujuran yang tidak dikatakan pada saat dan waktu yang tepat adalah kesalahan. Tapi kadang kejujuran yang cepat sangat dibutuhkan dan disarankan sebelum menghadapi hal penting, misalnya ujian kampus. Ujian dan tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi dan dedikasi yang tinggi harus dilandasi oleh hati yang lunak dan baik. Hati yang kotor dan masih ada makanan busuk di dalamnya tidak akan bisa mengalahkan ketakutan untuk ujian.

Ada kalanya kejujuran adalah saat bersyukur atas apa yang kita punyai. Kebusukan hati bisa dibersihkan ketika ada cairan pembersih yang diberikan secara terus menerus dan efektif.

Kehidupan, kejujuran, kepandaian bersyukur akan membuat hidup menjadi tenang dan hati hidup. Mengalahkan ego adalah perang terbesar dibandingkan mengalahkan musuh-musuh yang kasat mata. Karena hati kita ini adalah anugerah, yang harus dijaga keadaannya, sama seperti kita menjaga akal dan tubuh kita.

Kejujuran akan pengakuan ego kita akan bisa menjaga hati pada tempat yang seharusnya.

Susah, tapi namanya juga manusia, ada naik dan turunnya.

Ps:maafin aku ya Mit.. makasih dah sabar... makasih Gina juga (mijn arbitrator). Ik hou van jullie, voor altijd. Bedankt voor de sisterhood. :D

Artikel Terkait

Kejujuran
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

4 comments