Sunday, April 18, 2004

Tenang

Ketenangan bukan hal yang mudah diraih. Buktinya aja ada iklan yang bermuatan cool, calm and confident, dan itu bener2 manjur. Kenapa calm ato rasa tenang itu mahal? Benernya bukan karena ketenangan itu sendiri, tapi proses untuk meraih ketenangan itu.

Ketenangan bukan hal yang mudah diraih, ketenangan bukan hal yang mudah dipetik. Ketenangan adalah sebuah proses pertarungan terus menerus antara rasa was-was dan rasa percaya pada kekuatan eksternal, pertarungan antara otak dan hati yang melahirkan keputusan yang membawa hawa tenang.

Kadang kita sering mencari ketenangan itu di luar, dari hal2 eksternal, misalnya dengan jalan2 ke alam bebas, olahraga, dan hal2 lain yang bisa kita sebutin. Tapi kadang, setelah ngelakuin hal2 itu, ketenangan itu masih belum muncul tanda2 kedatangannya. Terus kemana ketenangan ini harus dicari?

Selalu orang bilang kalo ketenangan itu berdasar apa yang ada di hati. Kalo hati tenang, pasti semuanya juga lancar en tenang. Enggak akan ada tindakan2 reaktif yang kadang2 bodoh, yang ada hanyalah tindakan2 proaktif yang punya banyak hal positif.

Iya, rasa tenang memang dirangsang dengan hal2 eksternal, tapi setelah itu, harus diserap dan direnungkan dalam hati. Hati harus menerima nasehat2 yang telah berusaha merangsang kedatangan rasa tenang itu. Sehabis olahraga, semua orang pasti ngelakuin pendinginan. Nah, kita juga sama. Kalo lagi bingung dan resah, ambil semua nasehat2 yang bisa kita petik dari banyak orang. Ya, mungkin dengan curhat sana sini dengan orang2 yang bisa kita percaya, pasti banyak kebaikan2 yang datang melalui mereka). Setelah itu, nasehat2 itu jangan cuman didengerin en di iyakan.. Tapi dimasukkan ke hati, di endapkan, lalu diterapkan. Terus tarik nafas panjang, istirahat yang berkualitas, dan menerima nasehat2 itu. Ngelakuin hal2 itu.. Mencari ketenangan itu lagi dalam hati, yang udah ketutup ama hal2 duniawi yang bisa bikin kita sibuk dan lupa hal2 penting.

Jangan mau dikalahkan oleh rasa was2, karena itu yang bikin muka kita berkerut en jadi bete. Banyak menyebut nama Tuhan, kata temenku, itu namanya bermeditasi. Meditasi dengan cara apapun. Yang penting kita bisa melepas semua beban dan rasa ragu. Percaya pada kekuatan eksternal yang telah memutuskan apapun yang terbaik untuk kita.

Jangan sampai nasehat2 yang udah masuk ke telinga kita enggak mengendap di hati kita. Gunakan segala kekuatan dari luar untuk membangunkan kekuatan yang ada di diri kita sendiri. Minta kepada Yang Kuasa. Hilangkan rasa ragu2. Melangkah dengan keyakinan. Harus itu yang dilakukan.

Susah jadi manusia, kataku sebelumnya. Dan ada komen yang bilang kalo aku masih kesulitan, itu artinya aku masih kurang ilmu untuk jadi manusia.. Setelah aku pikir2, itu emang bener. Mungkin aku masih kurang belajar untuk bisa survive di hidup ini. Hidup ini dan hidup setelah ini. Thanks buat semua nasehat2nya..



Makasih banget buat Heems fam, Hendrik, temen blog, Gilles fams, Fitri, Bro, yang udah ngasih nasehat2, meluangkan waktu dan pikiran buat bantu aku... Insyaallah udah bisa tambah tenang lagi dalam hidup ini.. Amiin...walau jarak memisahkan kita, kau selalu ada di hatiku, guys...

Artikel Terkait

Tenang
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email